Kamis, 18 April 2013

Sejarah Perkembangan Game

Sejarah teknologi game komputer secara langsung berhubungan dengan perkembangan komputer itu sendiri. Komputer dengan kecepatan processor tinggi, grafis yang lebih mendekati realita, dan media penyimpanan yang lebih besar sebenarnya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan dalam bermain games.Sebelum dimulai, akan kita pahami dulu apa arti dari game (game komputer). Game adalah sebuah permainan interactive yang membutuhkan komputer untuk bermain. Program komputer menerima input dari si pemain melalui pengendali dan menampilkan lingkungan buatan melalui TV atau layar monitor.
Image 
Pada tahun 1947 adalah tahun pertama di mana game didesain untuk dimainkan dengan layar CRT (cathode ray tube). Game sederhana ini dirancang oleh Thomas T. Goldsmith Jr. dan Estle Ray Mann. Aplikasi ini dipatenkan pada tanggal 14 Desember 1948. Sistem yang dibuatnya terdiri dari 8 vacum tubes dan mensimulasikan peluru ditembakkan pada target, ide ini berasal dari display radar pada Perang Dunia II. Beberapa knop disediakan untuk mengatur kurva dan kecepatan titik yang mewakili peluru. Karena pada waktu itu grafik belum bisa dibuat, target penembakan digambarkan pada sebuah lapisan yang kemudian ditempelkan pada CRT. Hal ini adalah sistem pertama yang secara spesifik didesain untuk game pada layar CRT.
Banyak yang menyebutkan bahwa penemu video game adalah William Higinbotham.
Pada tahun 1952, A.S. Douglas membuat OXO, game grafis noughts and crosses atau nol dan silang, di University of Cambridge untuk mendemonstrasikan tesisnya tentang interaksi komputer dan manusia. Permainan ini bekerja pada komputer besar yang menggunakan CRT display. Perangkat game portable genggam yang pertama dibuat adalah Tic Tac Toe di tahun 1972 oleh Waco Company.
Tahun 1958 menciptakan game Tennis for Two pada osiloskop. Game ini menampilkan lapangan tenis sederhana dipandang dari samping. Bola seakan dipengaruhi oleh gravitasi dan harus melewati net/jaring. Dengan dua kontrol yang masing-masing dilengkapi knop untuk mengarahkan bola dan sebuah tombol untuk memukul bola sampai melewati net.
Tahun 1972 dirilis perangkat video game pertama untuk pasar rumahan, Magnavox Odyssey, dihubungkan dengan televisi. Meski tidak sukses besar, perusahaan lain dengan produk yang sama harus membayar lisensi. tetapi, kesuksesan menjemput sejak Atari meluncurkan Pong sebuah video game ping-pong pada 29 November 1972. Berangkat dari sini, video dan komputer game menjadi populer dan hobi baru di saat PC baru saja mulai dikenal dan dipakai secara luas.
Mistery House, rancangan ibu rumah tangga, Roberta Williams dipercaya sebagai game petualangan pertama dengan grafis pada Apple II. Meski interface untuk input perintah masih berupa teks, ilustrasi grafik hitam putih sebuah rumah bergaya viktoria merupakan gebrakan baru di masa itu. Game ini begitu populer dan mendorong Roberta Williams mendirikan Sierra On-Line bersama suaminya dan terus memproduksi game khususnya petualangan.
Pada awal tahun 1980-an ditandai oleh Nintendo, Kesuksesan LCD genggam ini menciptakan banyak pengikut untuk membuat yang sama dengan mengadopsi game-game popular, awal tahun 1980-an juga ditandai dengan hadirnya media penyimpan CD-ROM yang dalam waktu singkat menjadi populer. Era game 3 dimensi (3D) dengan perspektif orang pertama dan multiplayer game mulai muncul di era ini. Suara dan musik semakin berkembang di pertengahan 1980-an seiring dengan hadirnya produk sound card. Jadi, memang terasa bahwa pasar game komputer semakin berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi pendukungnya.
Untuk Lebih Jelas Disini Saya Akan Menjelaskan Secara Rinci
Game Generasi Pertama
1972, pada saat itu orang belum mengenal konsol atau game komputer, yang mereka tahu adalah video game, yaitu sebuah permainan elektronik yang menampilkan gambar bergerak (video). Sebuah perusahaan bernama Magnavox meluncurkan video game pertama, yaitu Odyssey.
Magnavox Odyssey, konsol game pertama di dunia mengoperasikan Pong.
Tidak lama setelah itu sebuah game arcade legendaris Atari berjudul “Pong” muncul. Pong merupakan sebuah game sederhana yang mengambil konsep permainan tenis, satu bola dan 2 papan di kiri dan kanan, pemain sebisa mungkin harus berusaha mengembalikan bola ke daerah lawan. Atari merilis Pong dalam bentuk sebuah mesin ding dong bernama Sears.
1975, Magnavox menyerah dan menghentikan produksi Odyssey. Sebagai gantinya, mereka mengikuti jejak Atari, memproduksi mesin ding dong bernama Odyssey 100, yang khusus menyajikan game Pong.
Game Generasi Kedua
1976, Fairchild mencoba menghidupkan kembali dunia video game dengan menciptakan VES (Video Entertainment System). VES adalah mesin pertama yang disebut ”konsol”. Konsol ini menggunakan kaset magnetik yang disebut cartridge. Nah, konsep ini kemudian diikuti oleh beberapa produsen lain, termasuk Atari, Magnavox, dan RCA, ketiga perusahaan tersebut juga merilis konsol serupa.
Fairchild VES, pertama di dunia yang menggunakan media cartridge.
1977, dunia konsol menjadi tidak populer, game-game yang ada tidak berhasil menarik minat. Fairchild dan RCA mengalami kebangkrutan. Praktis, hanya ada Atari dan Magnavox yang masih bertahan di dunia video game.
1978, Magnavox meluncurkan Odyssey 2, seperti halnya Odyssey pertama, konsol ini pun gagal menjadi hit. Tak lama berselang, Atari meluncurkan konsol legendaris, Atari 2600, yang terkenal dengan game Space Invaders-nya
1980, berbagai produsen konsol muncul, dan mereka mengambil Atari 2600 sebagai konsep dasar, perkembangan dunia game pun semakin pesat.
1983, dunia video game kembali ambruk. Game-game yang kurang kreatif membuat konsol kembali mendapat sambutan dingin, apalagi, PC saat itu menjadi semakin canggih. Orang lebih memilih membeli PC ketimbang konsol video game, selain untuk bermain, PC juga produktif untuk bekerja. Game-game komputer (PC Game) semakin berkembang pesat, hingga saat ini. Pelopor PC ber-game saat itu adalah Commodore 64, konsol sekaligus personal computer yang menyediakan tampilan grafis 16-warna dan memiliki kapasitas memori jauh lebih baik dari konsol videogame model apa pun.
Atari 2600, sempat hit tahun 80-an. Memiliki “adik” bernama Atari 2600 Jr.
Game Generasi Ketiga
1983, perusahaan bernama Famicom (Jepang) menciptakan gebrakan baru, sebuah konsol bernama Famicom/Nintendo Entertainment System (NES) dirilis di akhir 1983. Konsol ini menampilkan gambar dan animasi resolusi tinggi untuk pertama kalinya. Setelah mendapat sambutan hangat di Jepang, Famicom memperluas pemasarannya ke Amerika, yang dikenal dengan NES (Nintendo Entertainment System). Nintendo memiliki chip pengaman pada cartridge game mereka, dengan demikian seluruh game yang akan dirilis haruslah seijin developer Nintendo. Dan akhirnya, muncul sebuah game legendaris, Super Mario Brothers, yang dibintangi karakter fenomenal yang tetap eksis hingga kini, Mario.
Famicom dari Nintendo, berhasil merajai pasar videogame di era generasi ketiga.
Game Generasi Keempat
1988, NES mendapat sambutan hangat di seluruh dunia, dan sebuah perusahaan bernama Sega mencoba menyaingi Nintendo. Sega merilis konsol next-generation mereka, Sega Mega Drive (yang juga dikenal dengan Sega Genesis). Konsol ini menyajikan gambar yang lebih tajam dan animasi yang lebih halus dibanding NES. Konsol ini cukup berhasil memberi tekanan, tetapi NES tetap bertahan dengan angka penjualan tinggi.
1990, Nintendo kembali menggebrak dengan konsol next-gen mereka, SNES (Super Nintendo Entertainment System). Selama 4 tahun, Nintendo dan Sega menjadi bebuyutan, meskipun ada beberapa produsen seperti SNK dengan NeoGeo-nya, NEC dengan TurboGrafx-16 dan Phillips CD-i, tapi kedua konsol mereka begitu handal dan populer.
Rivalitas yang legendaris, Super NES dan Mario Brothers sebagai ikonnya melawan SEGA Mega Drive dan Sonic the Hedgehog sebagai ikonnya.
Game Generasi Kelima
1990-1994, Sega dan Nintendo tetap bersaing. Berbagai game fenomenal dirilis. SNES menyertakan chip Super FX pada cartridge mereka, dan Sega menggunakan Sega Virtua Processor, keduanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas grafis dari game. Alhasil, SNES dan Sega saling beradu dengan game-game keren seperti Donky Kong Country (SNES) dan Vectorman (Sega).
1993, sebuah perusahaan ternama, Panasonic, merilis konsolnya yang bernama Panasonic 3DO. Ini adalah konsol pertama yang menggunakan CD sebagai pengganti cartridge. Harganya yang sangat mahal membuat konsol ini tidak populer, 3DO tidak bertahan lama dan harus segera menghentikan produksinya.
Panasonic 3DO, konsol game pertama yang menggunakan media CD.
1994, Atari kembali meluncurkan konsol baru untuk menandingi Nintendo dan Sega. Atari Jaguar jelas jauh lebih canggih ketimbang NES maupun Mega Drive, tetapi penggunaannya yang sulit menjadi batu sandungan, belum lagi, pada tahun yang sama, Sony merilis konsol super legendaris, PlayStation. Atari bangkrut dan akhirnya melakukan merger. Konsol basis CD yang pertama kali menuai sukses adalah Sony PlayStation. Konsol Jepang ini segera mendapat sambutan hangat, dan hingga saat ini, PlayStation sudah terjual ratusan juta unit. PlayStation yang juga disebut PS-One merupakan konsol terlaris sepanjang masa. Sega dan Nintendo tampaknya menyadari ketertinggalan mereka dari Sony. Sega kemudian merilis Sega Saturn, dan Nintendo mengeluarkan Nintendo 64.
Ini dia sang Sony Playstation generasi pertama!!
Game Generasi Keenam
1998, Setelah jatuhnya Nintendo dan Sega, kini dunia konsol jadi milik Sony. PlayStation menjadi raja dan bisa dibilang tidak memiliki pesaing. Sega mencoba meluncurkan Sega Dreamcast untuk mematahkan dominasi Sony, tetapi kembali gagal, akhirnya pada tahun itu juga, Sega mengundurkan diri dari dunia produsen konsol.
2000, Sony semakin ’merajalela’ ketika mereka berhasil merilis konsol barunya, PlayStation 2, yang sudah berbasis DVD. Nintendo mencoba bertahan di dunia konsol dengan merilis GameCube. Konsol ini tidak menggunakan DVD 12 cm biasa, melainkan DVD yang berukuran lebih kecil, yaitu 8 cm. Ukuran keping medianya yang lagi-lagi nyeleneh membuat GameCube kurang populer. Satu-satunya pesaing serius PlayStation 2 adalah Xbox. Sebuah konsol keluaran Microsoft ini menggebrak dengan tampilan visual yang sangat tajam dan berkualitas yang kala itu lebih menarik dibanding dengan PlayStation 2. Sayangnya game-game Xbox ternyata tidak sepopuler PlayStation 2. Satu game Xbox yang menjadi hit dan cukup fenomenal yaitu Halo. Karena game ini udah memanfaatkan fasilitas ‘unggul’ dari Microsoft, yaitu Xbox Live.
Dari kiri ke kanan: Nintendo GameCube, Microsoft Xbox, Sony Playstation 2. Diurut berdasarkan tingkat popularitasnya.
Game Generasi Ketujuh
2005, Boleh dibilang, Xbox terlambat meluncur ke pasaran dibanding PlayStation 2, dan support game-game tenar juga sangat minim. Tetapi, Microsoft seolah belajar dari kesalahannya. Pada saat Sony masih melakukan riset untuk konsol PlayStation 3 yang menggunakan Blu-Ray, Microsoft kali ini telah mengambil seribu langkah lebih cepat. Xbox 360, konsol generasi terkini yang memanfaatkan media HD-DVD.
2006, Xbox 360 hadir dengan segudang fitur istimewa, mulai dari grafis, hingga titel-titel game terkenal. Di antaranya Best Game of The Year s2006 versi beberapa situs game terkemuka, Gears of War. Apalagi, Xbox Live semakin disempurnakan, dan mendapat sambutan luar biasa dari para gamer. Kali ini, giliran Sony yang terlambat. PlayStation 3 dirilis pada November 2006, selang seminggu sebelum Nintendo meluncurkan terobosannya, yaitu Nintendo Wii. Posisi PlayStation 3 kurang menguntungkan, selain karena Xbox 360 sudah keburu tenar duluan, Wii juga menawarkan inovasi pada stik kontrol mereka yang ’motion sensitive’. Apalagi, harga konsol terbaru Sony itu merupakan yang paling mahal dibanding dua pesaingnya. Alhasil, penjualan PlayStation 3 menjadi yang terendah di bawah Xbox 360 dan Wii.
Xbox 360, Wii, Playstation 3, menjadi pesaing tetap dari generasi sebelumnya.
Game Generasi Handleheld
Merebaknya popularitas game membuat berbagai perusahaan elektronik berusaha membuat terobosan baru. Di antaranya adalah membuat sebuah mesin game berukuran kecil, yang bisa dibawa ke mana pun. Belakangan, konsol pun dibuat mini, serupa dengan handheld, tentu saja, ini merupakan sebagian terobosan besar yang tidak boleh dilupakan dalam sejarah game.
1976-1979, sejarah video game saku ini bermula, beberapa piranti dari Mattel dirilis ke pasaran, tetapi tidak begitu populer. Demikian pula dengan handheld buatan Milton Bradley yang dilempar ke pasaran.
1980-1984, Perusahaan-perusahaan Jepang mulai merambah pasar handheld, tetapi tetap sama saja hasilnya. Hal ini terus berlanjut hingga 1984. Pada waktu itu, sebuah nama yang tentu tidak asing sampe sekarang, Game Boy, muncul. Handheld buatan Nintendo ini begitu diminati dan dinobatkan sebagai handheld pertama di dunia yang angka penjualannya boleh dikatakan sukses.
1989, Atari mengakhiri era handheld hitam putih. Produk andalannya, Atari Lynx, membawa dimensi baru. Ini handheld pertama yang mampu menampilkan warna, sekaligus animasi 3D yang sederhana.
1990, dunia handheld semakin menggila, NEC, perusahaan elektronik terkemuka di Jepang membuat handheld yang mampu merender animasi 3D lebih kompleks, karena menerapkan konsep grafis 3D untuk PC (personal computer).
Handheld beda generasi: 1. Sony PSP, 2. GamePark XGP, 3. GamePark GP32, 4. Atari Lynx, dan 5. NEC TurboExpress.
1994, Semenjak tahun tersebut, produsen game semakin gencar melakukan riset untuk handheld. Sega merilis Game Gear dan setahun berselang, Nintendo memperbarui produknya dengan Super Game Boy. Bahkan, Sega memproduksi handheld tanpa layar, Mega Jet, untuk diimplementasikan di pesawat terbang guna menghibur penumpangnya. Nintendo Virtual Boy menyusul, lengkap dengan kacamata 3D-nya, yang sekarang banyak ditiru untuk pelengkap berbagai paket produk grafis 3D.
1995, ada ide untuk mengecilkan ukuran konsol, dimulai dari Sega Nomad. Konsol ini membutuhkan cartridges Sega Mega Drive, tetapi ukurannya kecil, maka dari itu tergolong handheld.
1996, muncul Neo Geo Pocket, disusul oleh beberapa variasi Game Boy Pocket dan Game Boy Color, yang terus berinovasi tiap tahunnya.
1998-2000, Sony merilis PocketStation dan memberikan kejutan besar di dunia konsol. Handheld ini memiliki kualitas visual yang jauh lebih baik dibanding handheld lain yang ada di pasaran. Salah satu pentolan Nintendo, Gumpei Yokoi, memutuskan untuk keluar dan bergabung dengan Bandai, kemudian merilis WonderSwan dan WonderSwan Color.
Nokia NGage QD, usaha pabrikan ponsel Nokia merambah industri game.
2001, Game Park GP32 muncul. Handheld buatan Korea ini sangat unik, selain fitur multimedia, pemiliknya bisa mendesain aplikasi dan game sendiri untuk GP32. Nintendo juga merilis Game Boy Advance pada tahun yansg sama. Bahkan, Nokia produsen ponsel yang tidak asing bagi Anda, merilis handheld Nokia N-Gage. Ini merupakan ponsel sekaligus piranti game yang lengkap dengan fitur-fitur multimedia dan interkonektivitas, seperti Bluetooth. Dan juga pada tahun ini, dirilis Game Boy Advance SP dengan model yang cantik, solid, dan padat.
2004-2006, Sony merilis handheld pertama yang menggunakan cakram bernama PSP dan dibarengi dengan hadirnya Nintendo DS, yang menggunakan konsep dual screen (layar ganda). Disusul oleh Game Boy Micro dan Game Park XGP. Nintendo DS Lite dan Pelican VG Pocket Caplet menjadi handheld terbaru yang dilempar ke pasaran.

Source : http://muhammadgibrhan.blogspot.com/2013/02/sejarah-perkembangan-game.html

Selasa, 19 Maret 2013

GameMaker: Studio, Aplikasi Untuk Kembangkan Game Windows Phone 8



GameMaker: Studio Kini Hadir untuk Windows Phone 8

Patut diketahui bahwa GameMaker: Studio merupakan program yang sudah cukup dikenal di kalangan developer. Hal ini tidak terlepas dari kemampuannya yang mendukung berbagai macam platform seperti Android, iOS, dan Mac. Dengan adanya tambahan dukungan terhadap OS Windows Phone 8, tentunya akan semakin menambah kekuatan dari aplikasi yang satu ini. Pihak YoYo Games sendiri percaya bahwa Windows Phone 8 menyimpan potensi besar untuk dunia game. Program ini diluncurkan dengan maksud untuk merangsang gairah perkembangan game di platform Windows Phone 8.

Aplikasi GameMaker: Studio dirilis dalam dua buah versi. Versi yang khusus hanya mendukung platform Windows Phone 8 dibandrol dengan harga $199. Versi ini disebut dengan versi Professional. Sedangkan untuk versu Master Collection, pengembang akan memiliki kemampuan untuk merancang game dalam satu bahasa kode tertentu untuk kemudian dapat memproses hasil akhirnya ke berbagai platform yang berbeda, mulai dari Android, iOS, Mac, hingga Chrome dan Facebook!

Source : http://www.teknobanget.com/yoyo-games-luncurkan-gamemaker-studio-aplikasi-untuk-kembangkan-game-windows-phone-8.html

Membuat Game Android Dengan Game Maker Studio

Game Maker Studio
Game maker studio adalah software yang paling mudah digunakan diantara software lain yang dapat anda gunakan untuk membuat game pada perangkat android (menurut saya), beberapa kelebihannya antara lain:
1.Game maker studio menggunakan metoda drag n drop. 
2.Bagi anda yang bisa menggunakan bahasa GML (game maker language) anda bisa melakukan edit lebih leluasa. 
3.Tidak seperti software lain, hasil dari game maker studio dapat anda mainkan tanpa limitasi waktu. 
4.Game maker tersedia dua versi yaitu lite dan pro, pada versi lite akan menyertakan logo ketika loading, namun jika anda sedikit kreatif anda dapat mengubah bahkan menghilangkannya dan menjadikan seperti pro version.
Selain game maker studio, masih banyak sekali pilihan yang dapat anda gunakan diantaranya:

Namun pada artikel ini saya hanya berbagi kepada anda dengan menggunakan game maker studio saja.

Install Game Maker Studio
1.Download game maker studio (klik gambar di bawah ini untuk download).
2.Ekstrak file tersebut, kemudian install.

3.Setelah install tahap pertama selesai, klik "finish" dan posisi jalankan game maker tetap di centang, maka akan install update secara otomatis.

4.Akan muncul dua pilihan, pilih pada opsi stable, dikarenakan terkadang yang versi beta masih sering terjadi crash.

5.Anda tutup aplikasi game maker tersebut.

6.Kemudian patch file, caranya:
-tekan tombol windows atau tekan tombol start 
-kemudian tekan R atau jalankan run command
-ketik %appdata%\GameMaker-Studio
-setelah itu copy file patch.exe pada folder gamemaker-studio tersebut, kemudian anda klik tombol "Patch".
7.Setelah selesai patching, anda restart PC / laptop anda.

8.Finish dan anda dapat menggunakan game maker tersebut.

Catatan:
-Pastikan anda telah memiliki android SDK dan beberapa software pendukung lainnya yang dapat anda lihat pada web official. 
-Untuk cara install lengkapnya anda dapat langsung menuju ke official web di sini. 
-Jika anda mengalami error "Just In Time Debugger" (saya mengalami ketika saya melakukan uji coba untuk artikel ini) , solusinya adalah masuk control panel >> internet option >> advanced >> pada kolom "browsing" ada dua pilihan yaitu "disable script debugging (internet explorer)" dan "disable script debungging (other)" pastikan kedua opsi tersebut dalam posisi di centang.
Memasukan sprites ke dalam game
Sprites adalah gambar yang mewakili objek dalam suatu game, maksudnya bahwa sprite merupakan suatu alat untuk visualisasikan objek yang sudah kita buat agar terlihat oleh pemain game. 

Contoh dari sprites misalnya : gambar karakter, gambar dinding atau gambar item.
Cara membuat sebuah sprite dalam game maker studio yaitu:
Pilih menu Sprites >> create sprites (ubah dulu game maker menjadi advanced mode untuk mendapatkan hasil yang maksimal; caranya : 
"File >> Advanced mode"), setelah itu maka akan muncul tampilan berikut:
Pada kotak "name", anda dapat memberikan nama untuk sprite tersebut. Perlu di ketahui bahwa setiap sprites harus di beri nama berbeda dari sprites lain yang tujuannya untuk memudahkan kita mengelola sprites tersebut.

Untuk Memasukan gambar ke menu sprites klik "load sprite", setelah itu pilih gambar mana yang akan anda masukan lalu pilih "open", jika anda memasukan animated gif maka sprite itu akan berubah penjadi potongan animasi.

Klik menu "Transparant" untuk membuat background gambar sprite anda menjadi transparan.

Lalu terakhir menu "edit sprites", berfungsi untuk melihat preview sprite anda, menu ini juga bisa berfungsi untuk memanipulasi gambar dari mulai merotasi gambar, menambahkan alpha, dan mengelola gambar strips seperti yang di atas.

Catatan:
Untuk mendapatkan file transparant biasa menggunakan .gif atau .png , anda dapat menggunakan animasi gif yang anda bongkar sehingga setiap gerakan animasi dapat anda jadikan sprites.
Membuat Objek dalam Game Maker
Objek adalah komponen dalam game maker yang berfungsi untuk menuliskan perintah-perintah yang harus di jalankan oleh suatu sprites atau resources lain. Objek memiliki peranan penting karena mengatur segala interaksi yang terjadi dalam game, misalnya karakter bergerak, menembak, atau menghindar.

Untuk membuat objek dalam game maker caranya yaitu: Klik kanan Object >> Create Object, maka akan muncul tampilan berikut ini:
Menu objek cukup kompleks, karena di bagian kiri terdapat informasi mengenai sprites yang akan di pakai, di bagian tengah terdapat "menu event" dan di bagian kanan terdapat "menu Action".

Lalu masukan sprites yang anda inginkan ke dalam objek. Menu visible berfungsi untuk menentukan apakah sprites yang kita masukan harus terlihat dalam permainan atau tidak. Sebagian besar Sprites dibuat visible tapi adakalanya Sprites di buat tidak terlihat, misalnya untuk membuat jalur gerak musuh atau membuat pintu menuju ruang rahasia dalam game.

Sedangkan menu Solid berfungsi untuk menentukan apakah objek tersebut harus di buat padat dan keras atau tidak, (biasanya menu ini solid di gunakan untuk membuat background).

Membuat Event dalam Game Maker
Untuk membuat Event caranya adalah masuk ke menu objek, lalu klik add event. Di bawah ini merupakan penjelasan fungsi-fungsi tombol yang ada pada menu event:
Create Event
Menu ini berfungsi untuk membuat suatu event (kejadian) ketika suatu objek tersebut dibuat. Menu ini biasanya digunkan untuk membuat variable objek dalam game.
Destroy Event
Menu ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian ketika suatu objek dihancurkan dalam game, menu ini jarang di pergunkan karena menu ini bisa di wakili oleh Action "Destroy Instance".
Alarm Event
Menu ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian yang kita telah set waktunya.
Step Event
Menu ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian yan terjadi di saat suatu objek melakukan gerakan misalnya bergerak, melompat, atau menembak. Jika anda mengetahui gml atau bahasa pemrograman game maker, maka menu ini sangat efektif untuk membuat perintah perintah menu "action" menjadi lebih singkat dan terorganisir.
Collision Event
Dalam game maker, menu ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian yang terjadi persis ketika suatu objek bertumbukan atau menyentuh objek lain. Menu ini sangat efektif untuk membuat kejadian seperti apakah yang terjadi bila peluru menyentuh karakter, atau bila karakter menyentuh power-up atau item.
Keyboard Event
Sesuai dengan namanya, menu ini berfungsi untuk membuat kejadian yang terjadi ketika suatu tombol di keyboard di tekan, misalnya bila keyboard di tekan maka akan membuka jendela inventory atau arah panah untuk menggerakan pemain.
Mouse Event
Event ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian yang terjadi pada saat ada interaksi dengan mouse ( klik kiri, klik kanan, dan lain-lain). Tidak hanya itu saja, event ini pun memungkinkan anda untuk bisa membuat objek bisa berinteraksi dengan tombol-tombol di joystick (jika menggunakan joystick).
Outside event
Event ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian yang terjadi pada saat suatu objek meninggalkan ruangan (room), contoh penggunaan event ini misalnya untuk membuat kejadian ketika karakter jatuh dari tebing, etc.
Boundary event
Sama seperti Outside Event, hanya saja bila outside event akan terjadi jika seluruh bagian objek meninggalkan ruangan, sedangkan bila boundary event akan terjadi walaupun hanya sedikit bagian dari objek yang keluar dari ruangan.
Views event
Berfungsi untuk menampilkan ruangan dalam sudut pandang berbeda, event ini biasanya di gunakan untuk game 3D.
Game Start Event
Berfungsi untuk membuat suatu kejadian yang terjadi pada saat permulaan game, event ini biasanya di gunakan untuk memanggil load data Secara otomatis atau memainkan musik pada saat intro game.
Game End Event 
Fungsinya merupakan kebalikan dari game start event, event ini biasanya di gunakan untuk membuat auto saving dalam suatu game.
Room Start event
Berfungsi untuk membuat suatu kejadian dalam game yang terjadi pada saat stage di mulai, biasanya event ini digunakan untuk menginisialisasi objek-objek yang ada pada game.
Room End Event 
Berfungsi untuk membuat suatu kejadian dalam game yang terjadi pada saat stage usai atau pemain kembali lagi ke layer title.
No More Lives
Event ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian di dalam game maker yang terjadi pada saat semua nyawa karakter telah habis terpakai, event ini biasanya di gunakan untuk menampilkan layar game over, etc.
No More Health
Event ini di mana bar kesehatan suatu karakter telah habis, maka apa yang hendak terjadi.
End of Animation
Event ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian dalam game yang terjadi pada saat animasi suatu objek berakhir, event ini hanya efektif digunakan bila sprite yang digunakan mempunyai lebih dari satu sub image.
End of path
Event ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian yang terjadi ketika suatu objek mencapai batas dari suatu path yang sudah di tentukan.
Close Button
Event ini hanya akan berfungsi jika kita disable fungsi threat close button as key yang ada pada global game setting >> other.
User Definied
Event yang ditentukan oleh pembuat sebagai suatu rincian tertentu.
Drawing event
Event ini berfungsi untuk menggambar suatu objek , misalnya Health suatu karakter, menggambar poligon ( dalam game 3D ) , dan segala sesuatu yang berhubungan dengan gambar dan settingnya.
Key pressed dan Key Released Events
Kedua event ini fungsinya hampir sama dengan Keyboard Event, di bawah ini merupakan perbedaan diantara ketiga event tersebut. 
Keyboard Event : Fungsi ini akan terjadi bila pemain menekan dan menahan tombol, event ini biasanya digunakan untuk menggerakan pemain. 
Key Pressed Event: Fungsi ini akan terjadi hanya satu kali yaitu tepat pada saat tombol ditekan sehingga mempunyai jeda waktu, event ini berfungsi untuk membuat karakter dapat menembakan projektil atau peluru kepada musuh. 
Key Released Event: Fungsinya merupakan kebalikan dari key pressed event, sehingga event ini akan terjadi bila pemain berhenti melepaskan tombol. 
Sumber: berbagai forum, blog dan website yang berkaitan dengan game maker studio serta hasil uji coba.

Special Thanks : Bpk.Abdul Azis dan blognya yang telah membantu saya belajar menggunakan game maker studio.


Pernahkah anda bermimpi untuk membuat game android dan mengajak teman anda untuk memainkan game karya anda? Kini hal itu bukanlah mimpi lagi, kita bisa membuat game di perangkat android dengan mudah. Pada artikel ini mari kita berbagi bersama membuat game android.
Game Maker Studio
Game maker studio adalah software yang paling mudah digunakan diantara software lain yang dapat anda gunakan untuk membuat game pada perangkat android (menurut saya), beberapa kelebihannya antara lain:
1.Game maker studio menggunakan metoda drag n drop. 
2.Bagi anda yang bisa menggunakan bahasa GML (game maker language) anda bisa melakukan edit lebih leluasa. 
3.Tidak seperti software lain, hasil dari game maker studio dapat anda mainkan tanpa limitasi waktu. 
4.Game maker tersedia dua versi yaitu lite dan pro, pada versi lite akan menyertakan logo ketika loading, namun jika anda sedikit kreatif anda dapat mengubah bahkan menghilangkannya dan menjadikan seperti pro version.
Selain game maker studio, masih banyak sekali pilihan yang dapat anda gunakan diantaranya:

Namun pada artikel ini saya hanya berbagi kepada anda dengan menggunakan game maker studio saja.

Install Game Maker Studio
1.Download game maker studio (klik gambar di bawah ini untuk download).
2.Ekstrak file tersebut, kemudian install.

3.Setelah install tahap pertama selesai, klik "finish" dan posisi jalankan game maker tetap di centang, maka akan install update secara otomatis.

4.Akan muncul dua pilihan, pilih pada opsi stable, dikarenakan terkadang yang versi beta masih sering terjadi crash.

5.Anda tutup aplikasi game maker tersebut.

6.Kemudian patch file, caranya:
-tekan tombol windows atau tekan tombol start 
-kemudian tekan R atau jalankan run command
-ketik %appdata%\GameMaker-Studio
-setelah itu copy file patch.exe pada folder gamemaker-studio tersebut, kemudian anda klik tombol "Patch".
7.Setelah selesai patching, anda restart PC / laptop anda.

8.Finish dan anda dapat menggunakan game maker tersebut.

Catatan:
-Pastikan anda telah memiliki android SDK dan beberapa software pendukung lainnya yang dapat anda lihat pada web official. 
-Untuk cara install lengkapnya anda dapat langsung menuju ke official web di sini. 
-Jika anda mengalami error "Just In Time Debugger" (saya mengalami ketika saya melakukan uji coba untuk artikel ini) , solusinya adalah masuk control panel >> internet option >> advanced >> pada kolom "browsing" ada dua pilihan yaitu "disable script debugging (internet explorer)" dan "disable script debungging (other)" pastikan kedua opsi tersebut dalam posisi di centang.
Memasukan sprites ke dalam game
Sprites adalah gambar yang mewakili objek dalam suatu game, maksudnya bahwa sprite merupakan suatu alat untuk visualisasikan objek yang sudah kita buat agar terlihat oleh pemain game. 

Contoh dari sprites misalnya : gambar karakter, gambar dinding atau gambar item.
Cara membuat sebuah sprite dalam game maker studio yaitu:
Pilih menu Sprites >> create sprites (ubah dulu game maker menjadi advanced mode untuk mendapatkan hasil yang maksimal; caranya : 
"File >> Advanced mode"), setelah itu maka akan muncul tampilan berikut:
Pada kotak "name", anda dapat memberikan nama untuk sprite tersebut. Perlu di ketahui bahwa setiap sprites harus di beri nama berbeda dari sprites lain yang tujuannya untuk memudahkan kita mengelola sprites tersebut.

Untuk Memasukan gambar ke menu sprites klik "load sprite", setelah itu pilih gambar mana yang akan anda masukan lalu pilih "open", jika anda memasukan animated gif maka sprite itu akan berubah penjadi potongan animasi.

Klik menu "Transparant" untuk membuat background gambar sprite anda menjadi transparan.

Lalu terakhir menu "edit sprites", berfungsi untuk melihat preview sprite anda, menu ini juga bisa berfungsi untuk memanipulasi gambar dari mulai merotasi gambar, menambahkan alpha, dan mengelola gambar strips seperti yang di atas.

Catatan:
Untuk mendapatkan file transparant biasa menggunakan .gif atau .png , anda dapat menggunakan animasi gif yang anda bongkar sehingga setiap gerakan animasi dapat anda jadikan sprites.
Membuat Objek dalam Game Maker
Objek adalah komponen dalam game maker yang berfungsi untuk menuliskan perintah-perintah yang harus di jalankan oleh suatu sprites atau resources lain. Objek memiliki peranan penting karena mengatur segala interaksi yang terjadi dalam game, misalnya karakter bergerak, menembak, atau menghindar.

Untuk membuat objek dalam game maker caranya yaitu: Klik kanan Object >> Create Object, maka akan muncul tampilan berikut ini:
Menu objek cukup kompleks, karena di bagian kiri terdapat informasi mengenai sprites yang akan di pakai, di bagian tengah terdapat "menu event" dan di bagian kanan terdapat "menu Action".

Lalu masukan sprites yang anda inginkan ke dalam objek. Menu visible berfungsi untuk menentukan apakah sprites yang kita masukan harus terlihat dalam permainan atau tidak. Sebagian besar Sprites dibuat visible tapi adakalanya Sprites di buat tidak terlihat, misalnya untuk membuat jalur gerak musuh atau membuat pintu menuju ruang rahasia dalam game.

Sedangkan menu Solid berfungsi untuk menentukan apakah objek tersebut harus di buat padat dan keras atau tidak, (biasanya menu ini solid di gunakan untuk membuat background).

Membuat Event dalam Game Maker
Untuk membuat Event caranya adalah masuk ke menu objek, lalu klik add event. Di bawah ini merupakan penjelasan fungsi-fungsi tombol yang ada pada menu event:
Create Event
Menu ini berfungsi untuk membuat suatu event (kejadian) ketika suatu objek tersebut dibuat. Menu ini biasanya digunkan untuk membuat variable objek dalam game.
Destroy Event
Menu ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian ketika suatu objek dihancurkan dalam game, menu ini jarang di pergunkan karena menu ini bisa di wakili oleh Action "Destroy Instance".
Alarm Event
Menu ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian yang kita telah set waktunya.
Step Event
Menu ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian yan terjadi di saat suatu objek melakukan gerakan misalnya bergerak, melompat, atau menembak. Jika anda mengetahui gml atau bahasa pemrograman game maker, maka menu ini sangat efektif untuk membuat perintah perintah menu "action" menjadi lebih singkat dan terorganisir.
Collision Event
Dalam game maker, menu ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian yang terjadi persis ketika suatu objek bertumbukan atau menyentuh objek lain. Menu ini sangat efektif untuk membuat kejadian seperti apakah yang terjadi bila peluru menyentuh karakter, atau bila karakter menyentuh power-up atau item.
Keyboard Event
Sesuai dengan namanya, menu ini berfungsi untuk membuat kejadian yang terjadi ketika suatu tombol di keyboard di tekan, misalnya bila keyboard di tekan maka akan membuka jendela inventory atau arah panah untuk menggerakan pemain.
Mouse Event
Event ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian yang terjadi pada saat ada interaksi dengan mouse ( klik kiri, klik kanan, dan lain-lain). Tidak hanya itu saja, event ini pun memungkinkan anda untuk bisa membuat objek bisa berinteraksi dengan tombol-tombol di joystick (jika menggunakan joystick).
Outside event
Event ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian yang terjadi pada saat suatu objek meninggalkan ruangan (room), contoh penggunaan event ini misalnya untuk membuat kejadian ketika karakter jatuh dari tebing, etc.
Boundary event
Sama seperti Outside Event, hanya saja bila outside event akan terjadi jika seluruh bagian objek meninggalkan ruangan, sedangkan bila boundary event akan terjadi walaupun hanya sedikit bagian dari objek yang keluar dari ruangan.
Views event
Berfungsi untuk menampilkan ruangan dalam sudut pandang berbeda, event ini biasanya di gunakan untuk game 3D.
Game Start Event
Berfungsi untuk membuat suatu kejadian yang terjadi pada saat permulaan game, event ini biasanya di gunakan untuk memanggil load data Secara otomatis atau memainkan musik pada saat intro game.
Game End Event 
Fungsinya merupakan kebalikan dari game start event, event ini biasanya di gunakan untuk membuat auto saving dalam suatu game.
Room Start event
Berfungsi untuk membuat suatu kejadian dalam game yang terjadi pada saat stage di mulai, biasanya event ini digunakan untuk menginisialisasi objek-objek yang ada pada game.
Room End Event 
Berfungsi untuk membuat suatu kejadian dalam game yang terjadi pada saat stage usai atau pemain kembali lagi ke layer title.
No More Lives
Event ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian di dalam game maker yang terjadi pada saat semua nyawa karakter telah habis terpakai, event ini biasanya di gunakan untuk menampilkan layar game over, etc.
No More Health
Event ini di mana bar kesehatan suatu karakter telah habis, maka apa yang hendak terjadi.
End of Animation
Event ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian dalam game yang terjadi pada saat animasi suatu objek berakhir, event ini hanya efektif digunakan bila sprite yang digunakan mempunyai lebih dari satu sub image.
End of path
Event ini berfungsi untuk membuat suatu kejadian yang terjadi ketika suatu objek mencapai batas dari suatu path yang sudah di tentukan.
Close Button
Event ini hanya akan berfungsi jika kita disable fungsi threat close button as key yang ada pada global game setting >> other.
User Definied
Event yang ditentukan oleh pembuat sebagai suatu rincian tertentu.
Drawing event
Event ini berfungsi untuk menggambar suatu objek , misalnya Health suatu karakter, menggambar poligon ( dalam game 3D ) , dan segala sesuatu yang berhubungan dengan gambar dan settingnya.
Key pressed dan Key Released Events
Kedua event ini fungsinya hampir sama dengan Keyboard Event, di bawah ini merupakan perbedaan diantara ketiga event tersebut. 
Keyboard Event : Fungsi ini akan terjadi bila pemain menekan dan menahan tombol, event ini biasanya digunakan untuk menggerakan pemain. 
Key Pressed Event: Fungsi ini akan terjadi hanya satu kali yaitu tepat pada saat tombol ditekan sehingga mempunyai jeda waktu, event ini berfungsi untuk membuat karakter dapat menembakan projektil atau peluru kepada musuh. 
Key Released Event: Fungsinya merupakan kebalikan dari key pressed event, sehingga event ini akan terjadi bila pemain berhenti melepaskan tombol.

Source : http://it-kopl4k.blogspot.com/2012/12/membuat-game-android-dengan-game-maker.html#.UUh-lze0oZw